Piala Dunia 2010 masih menghitung bulan, tapi persiapan Afrika Selatan dalam menyambut tamu-tamu yang akan datang di pesta sepakbola paling akbar seluruh dunia ini gaungnya sudah mulai terasa sejak jauh-jauh hari.
Piala Dunia 2010 Afrika Selatan memang menyita perhatian banyak pihak dari semua golongan, hipnotis bola untuk masyarakat dunia memang tidak main-main. baik pengusaha, pns, swasta, televisi dan media apapun biasanya menjelang piala dunia akan dipenuhi iklan maupun berita-berita dan informasi tentang bola yang berhubungan dengan Piala Dunia.
Stadion Soccer City merupakan tempat dimana bekas presiden Afrika Selatan Nelson Mandela menyampaikan pidato untuk menyatukan Afsel pasca pembebasan dirinya setelah 27 tahun dipenjara. Tempat itu juga merupakan tempat digelarnya Piala Afrika tahun 1996 dimana Afsel keluar sebagai juara.
Dijadikan sebagai stadion yang akan menggelar laga pembuka dan penutup Piala Dunia 2010, Soccer City siap unjuk gigi menampung ribuan penonton Piala Dunia 2010 nanti. Siapnya stadion tersebut ditandai dengan dibukanya tur stadion untuk publik.
Tur yang berdurasi sekitar 60–70 menit tersebut, akan diadakan lima kali sehari selama seminggu. Sedangkan di akhir pekan, tur itu diadakan empat kali sehari. Pihak stadion berpromosi, sekarang saatnya bagi yang tertarik melihat keadaan di dalam stadion sebelum para penonton Piala Dunia memadati stadion tersebut.
“Kami memulai tur di pertengahan Januari dan mendapat respons yang baik dari masyarakat. Di awal Maret sudah ada sekitar 4000 pengunjung yang ikut tur,” kata pengelola stadion Jacques Grobbelaar.
Tur tersebut akan mengajak pengunjung menjelajahi setiap denah Soccer City, mulai dari ruang ganti pemain, ruang VIP, bangku penonton, lapangan, dan terowongan yang nantinya akan memimpin para pemain menuju lapangan.
Bagi Grobbelaar, kepopuleran tur yang mematok harga 80 rand untuk dewasa itu, tak akan berhenti walau Piala Dunia 2010 sudah berakhir.
‘’Kami menempatkan Soccer City sebagai tempat yang multifungsi untuk warisan stadion. Kami mengadakan tur dan menggelar event di stadion ini. Setelah Piala Dunia tentunya kami akan menyediakan sesuatu yang lebih menarik. Stadion akan menjadi museum olahraga interaktif, menampilkan sejarah Soccer City dan memamerkan memorabilia olahraga,” celoteh Grobbelaar, seraya menjelaskan seluruh stadion telah dipasangi layar yang akan menampilkan cuplikan Piala Dunia ke pengunjung.
“Contohnya kami akan memiliki layar LCD di ruang ganti dengan cuplikan tim Bafana Bafana Afsel di dalamnya sebelum pertandingan. Dan saat pengunjung berjalan melewati terowongan, kami akan memasang speaker yang akan memperdengarkan suara ramai penonton pada saat pertandingan berlangsung,” sambung Grobbelaar.
Sibongile Mazibuko selaku koordinator kota tuan rumah Johannesburg 2010, yakin Soccer City akan menjadi tempat hiburan favorit para turis yang mengunjungi Johannesburg.
“Bisa dibilang Anda tidak mengunjungi Johannesburg tanpa mengunjungi Soccer City. Permintaan telah sangat banyak dan akan terus meningkat,” kata Mazibuko yang mendukung Soccer City menjadi salah satu tujuan turis.
“Saat kami ingin memulai tur pertama, tiba-tiba permintaan terus meningkat. Kami sadar membutuhkan pemandu tur tambahan untuk mengajak pengunjung mengelilingi stadion,” pungkas Mazibuko.
Piala Dunia 2010 Afrika Selatan memang menyita perhatian banyak pihak dari semua golongan, hipnotis bola untuk masyarakat dunia memang tidak main-main. baik pengusaha, pns, swasta, televisi dan media apapun biasanya menjelang piala dunia akan dipenuhi iklan maupun berita-berita dan informasi tentang bola yang berhubungan dengan Piala Dunia.
Stadion Soccer City merupakan tempat dimana bekas presiden Afrika Selatan Nelson Mandela menyampaikan pidato untuk menyatukan Afsel pasca pembebasan dirinya setelah 27 tahun dipenjara. Tempat itu juga merupakan tempat digelarnya Piala Afrika tahun 1996 dimana Afsel keluar sebagai juara.
Dijadikan sebagai stadion yang akan menggelar laga pembuka dan penutup Piala Dunia 2010, Soccer City siap unjuk gigi menampung ribuan penonton Piala Dunia 2010 nanti. Siapnya stadion tersebut ditandai dengan dibukanya tur stadion untuk publik.
Tur yang berdurasi sekitar 60–70 menit tersebut, akan diadakan lima kali sehari selama seminggu. Sedangkan di akhir pekan, tur itu diadakan empat kali sehari. Pihak stadion berpromosi, sekarang saatnya bagi yang tertarik melihat keadaan di dalam stadion sebelum para penonton Piala Dunia memadati stadion tersebut.
“Kami memulai tur di pertengahan Januari dan mendapat respons yang baik dari masyarakat. Di awal Maret sudah ada sekitar 4000 pengunjung yang ikut tur,” kata pengelola stadion Jacques Grobbelaar.
Tur tersebut akan mengajak pengunjung menjelajahi setiap denah Soccer City, mulai dari ruang ganti pemain, ruang VIP, bangku penonton, lapangan, dan terowongan yang nantinya akan memimpin para pemain menuju lapangan.
Bagi Grobbelaar, kepopuleran tur yang mematok harga 80 rand untuk dewasa itu, tak akan berhenti walau Piala Dunia 2010 sudah berakhir.
‘’Kami menempatkan Soccer City sebagai tempat yang multifungsi untuk warisan stadion. Kami mengadakan tur dan menggelar event di stadion ini. Setelah Piala Dunia tentunya kami akan menyediakan sesuatu yang lebih menarik. Stadion akan menjadi museum olahraga interaktif, menampilkan sejarah Soccer City dan memamerkan memorabilia olahraga,” celoteh Grobbelaar, seraya menjelaskan seluruh stadion telah dipasangi layar yang akan menampilkan cuplikan Piala Dunia ke pengunjung.
“Contohnya kami akan memiliki layar LCD di ruang ganti dengan cuplikan tim Bafana Bafana Afsel di dalamnya sebelum pertandingan. Dan saat pengunjung berjalan melewati terowongan, kami akan memasang speaker yang akan memperdengarkan suara ramai penonton pada saat pertandingan berlangsung,” sambung Grobbelaar.
Sibongile Mazibuko selaku koordinator kota tuan rumah Johannesburg 2010, yakin Soccer City akan menjadi tempat hiburan favorit para turis yang mengunjungi Johannesburg.
“Bisa dibilang Anda tidak mengunjungi Johannesburg tanpa mengunjungi Soccer City. Permintaan telah sangat banyak dan akan terus meningkat,” kata Mazibuko yang mendukung Soccer City menjadi salah satu tujuan turis.
“Saat kami ingin memulai tur pertama, tiba-tiba permintaan terus meningkat. Kami sadar membutuhkan pemandu tur tambahan untuk mengajak pengunjung mengelilingi stadion,” pungkas Mazibuko.
07.11
Cooking Fish and Slimming With Seafood
0 komentar:
Posting Komentar